Mengubah Gudang Menjadi Pusat Efisiensi dengan SIM RS

Manajemen logistik dan inventaris, khususnya obat dan alat kesehatan (alkes), adalah salah satu aspek operasional rumah sakit yang paling kompleks dan vital. Kesalahan dalam pengelolaan stok dapat menyebabkan kerugian finansial yang besar (expired stock atau overstock) atau, yang lebih parah, mengganggu pelayanan pasien (stock-out obat penting). SIM RS hadir sebagai solusi digital untuk kerumitan ini.

SIMRS yang dikembangkan Teramedik Bandung menawarkan fasilitas dan modul Rumah Sakit dan Klinik logistik yang terintegrasi penuh, menjadikan Layanan Digital Manajemen Rumah Sakit lebih efisien dan akurat.

SIM RS sebagai Pengendali Rantai Pasok (Supply Chain)

Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) modern merupakan fondasi krusial untuk manajemen logistik yang cerdas dan efisien di fasilitas kesehatan. Teramedik SIMRS hadir sebagai solusi komprehensif untuk mengoptimalkan pengelolaan obat dan alat kesehatan (alkes) dengan berbagai fitur unggul.

Berikut adalah peran krusial Teramedik SIMRS dalam mengoptimalkan manajemen obat dan alkes:

1. Pengelolaan Stok Real-Time yang Akurat dan Transparan:

Salah satu fitur fundamental Teramedik SIMRS adalah kemampuannya untuk mengelola stok secara real-time. Setiap kali obat diresepkan oleh dokter melalui aplikasi rekam medis elektronik dan dikeluarkan oleh Farmasi, sistem secara otomatis akan memotong stok yang tersedia di gudang. Proses otomatisasi ini memberikan visibilitas yang instan dan akurat mengenai ketersediaan semua item, baik obat maupun alkes. Dengan data stok yang selalu up-to-date, rumah sakit dapat mencegah kekurangan pasokan (kekosongan stok) yang dapat menghambat pelayanan pasien. Selain itu, fitur ini menghilangkan kebutuhan akan stock opname manual yang memakan waktu dan rentan terhadap kesalahan, sehingga meningkatkan efisiensi operasional dan akurasi data.

2. Otomatisasi Siklus Pengadaan untuk Ketersediaan yang Konsisten:

Teramedik SIMRS dirancang untuk menyederhanakan dan mengotomatisasi siklus pengadaan. Sistem dapat dikonfigurasi untuk memberikan peringatan otomatis ketika stok mencapai batas minimum yang telah ditentukan (reorder point). Peringatan ini dapat divisualisasikan dengan sistem tiga warna (misalnya, hijau untuk aman, kuning untuk mendekati batas, dan merah untuk di bawah batas minimum), memberikan indikasi visual yang jelas kepada petugas logistik. Ketika peringatan muncul, permintaan pembelian dapat dibuat dan disetujui secara digital melalui SIMRS, mempercepat proses pengadaan secara signifikan. Otomatisasi ini memastikan bahwa obat dan alkes selalu tersedia, menghindari penundaan dalam pelayanan medis dan menjaga kelancaran operasional rumah sakit.

3. Kontrol Masa Kedaluwarsa ( Expired Date) untuk Mengurangi Kerugian:

Manajemen masa kedaluwarsa merupakan aspek krusial dalam pengelolaan obat dan alkes untuk menghindari kerugian finansial dan memastikan keamanan pasien. Teramedik SIMRS secara proaktif membantu mengidentifikasi item yang mendekati tanggal kedaluwarsa. Sistem dapat menerapkan metode First-Expiring, First-Out (FEFO) secara otomatis saat pengambilan atau pengeluaran barang. Dengan FEFO, item yang memiliki tanggal kedaluwarsa lebih awal akan dikeluarkan terlebih dahulu, sehingga mengurangi risiko obat atau alkes terbuang karena kedaluwarsa. Fitur ini tidak hanya meminimalkan kerugian finansial akibat barang yang tidak dapat digunakan, tetapi juga memastikan bahwa pasien menerima produk yang aman dan efektif.

Integrasi Logistik dengan Modul Klinis SIMRS

Efisiensi manajemen logistik dalam fasilitas kesehatan modern tidak hanya tentang pencatatan dan pergerakan barang, tetapi merupakan tulang punggung yang mengintegrasikan berbagai aspek operasional untuk mewujudkan Fasilitas Kesehatan terintegrasi seutuhnya. Hal ini berarti bahwa manajemen logistik tidak berdiri sendiri, melainkan terhubung erat dengan modul klinis dan keuangan Aplikasi RS lainnya, menciptakan sinergi yang tak terpisahkan.

Integrasi ini terwujud dalam beberapa bentuk kunci:

  • E-Resep dan Rekam Medis Elektronik (RME): Dalam sistem yang terintegrasi, resep digital yang berasal langsung dari Aplikasi rekam medis elektronik pasien secara otomatis memicu permintaan ke unit Farmasi. Proses ini secara signifikan mengurangi potensi miskomunikasi antara dokter, perawat, dan staf farmasi. Selain itu, dengan otomatisasi ini, risiko kesalahan obat (medication error) dapat diminimalkan karena data obat yang diresepkan langsung tercatat dan diteruskan tanpa intervensi manual yang rentan kesalahan. Ini juga memungkinkan pelacakan riwayat resep pasien dengan lebih akurat, meningkatkan keamanan dan kualitas pelayanan.

  • Medical Image Management Software (MIMS) dan Laboratorium: Modul logistik SIMRS memainkan peran krusial dalam mengelola barang habis pakai di unit penunjang seperti Radiologi dan Laboratorium. Material vital seperti film, cairan kontras, reagen, dan berbagai kit diagnostik dikelola dengan cermat dalam sistem ini. Integrasi ini memastikan bahwa unit penunjang selalu memiliki persediaan yang memadai dan siap beroperasi, menghindari penundaan dalam diagnosis dan perawatan pasien akibat kekurangan stok. Ketika stok mencapai batas minimum, sistem dapat secara otomatis memicu permintaan pengadaan, menjaga kelancaran operasional.

  • Keuangan: Aspek keuangan merupakan bagian integral dari manajemen logistik yang terintegrasi. Seluruh transaksi pembelian, pengeluaran obat, dan alat kesehatan (alkes) secara otomatis tercatat dalam modul Keuangan SIM RS. Otomatisasi ini memberikan data yang akurat, real-time, dan transparan untuk analisis biaya operasional. Dengan data ini, manajemen dapat melakukan evaluasi mendalam terhadap efisiensi pengadaan, mengidentifikasi area pemborosan, dan membuat keputusan strategis untuk mengoptimalkan anggaran. Laporan keuangan yang dihasilkan dari integrasi ini sangat berharga untuk perencanaan anggaran, audit, dan memastikan keberlanjutan finansial rumah sakit.

Secara keseluruhan, integrasi manajemen logistik dengan modul klinis dan keuangan dalam Aplikasi RS tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional tetapi juga meningkatkan kualitas pelayanan pasien, mengurangi risiko kesalahan, dan memastikan keberlanjutan finansial fasilitas kesehatan. Ini adalah langkah fundamental menuju terciptanya rumah sakit digital yang cerdas dan responsif.

teraMedik Bandung, Menjamin Ketersediaan dan Efisiensi

Mengelola inventaris obat dan alkes adalah tantangan operasional yang memerlukan solusi digital cerdas. SIMRS dari teraMedik Bandung menawarkan fasilitas dan modul Rumah Sakit dan Klinik yang mengintegrasikan logistik ke dalam Aplikasi Rumah Sakit yang lebih luas. Dengan sim rs ini, Fasilitas Kesehatan terintegrasi Anda dapat memastikan ketersediaan pasokan, mengendalikan biaya, dan menjaga standar kualitas Layanan Digital Manajemen Rumah Sakit secara optimal.